Minggu, 06 Januari 2013

PENGARUH AKUNTANSI INFLASI TERHADAP PEREKONEMIAN



TUGAS : Teori Akuntansi
NAMA   : Novita Retna Sari
NIM       : 20100420011

PENDAHULUAN
Pengertian akuntansi secara umum dapat di identifikasikan sebagai proses pencatatan, pengklasifikasian, peringkasan, pengolahan, dan penyajian data yang berhubungan dengan keuangan yang dapat digunakan sebagai pengambil keoutusan.
Indonesia adalah salah satu negara berkembang. Masalah umum yang sering dihadapi negara berkembang adalah tingginya tingkat inflasi.  Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat atau adanya ketidak lancaran distribusi barang. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-mempengaruhi. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah CPI danGDP Deflator.

PEMBAHASAN
       AKUNTANSI INFLASI

Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat atau adanya ketidak lancaran distribusi barang. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-mempengaruhi.
Akuntansi inflasi adalah suatu prose pengolahan data akuntansi untuk menghasilkan informasi yang telah diperhitungkan dalam peribahan tingkat harga, sehingga informasi yang dihasilkan menunjukkan suatu ukuran satuan mata uang dengan tingkat harga yangn berlaku.


Penggolongan Inflasi

Berdasarkan keparahannya inflasi juga dapat dibedakan :
1.    Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
2.    Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
3.    Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
4.    Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun) 


Dampak Inflasi

a)    Dampak Positif
·       Peredaran / perputaran barang lebih cepat.
·       Produksi barang-barang bertambah, karena keuntungan pengusaha bertambah.
·        Kesempatan kerja bertambah, karena terjadi tambahan investasi.
·       Pendapatan nominal bertambah, tetapi riil berkurang, karena kenaikan pendapatan kecil.

b)      Dampak Negatif
·       Harga barang-barang dan jasa naik.
·       Nilai dan kepercayaan terhadap uang akan turun atau berkurang
·       Menimbulkan tindakan spekulasi.
·       Banyak proyek pembangunan macet atau terlantar.
·       Kesadaran menabung masyarakat berkurang.


Penyebab Inflasi
Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan atau desakan biaya produksi. Inflasi tarikan permintaan (demand pull inflation) terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan sehingga terjadi perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya permintaan terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-faktor produksi. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Jadi, inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi full employment.
Inflasi desakan biaya (cost push inflation) terjadi akibat meningkatnya biaya produksi (input) sehingga mengakibatkan harga produk-produk (output) yang dihasilkan ikut naik. Meningkatnya biaya produksi dapat disebabkan 2 hal,yaitu kenaikan harga,misalnya bahan baku dan kenaikan upah/gaji, misalnya kenaikan gaji PNS akan mengakibatkan usaha-usaha swasta menaikkan harga barang-barang.



Pihak-pihak yang Mendapatkan Keuntungan dan yang Menderita Kerugian Akibat Terjadinya Inflasi.
1.     Pihak-pihak yang diuntungkan

a.     Parapengusaha, yang pada saat sebelum terjadinya inflasi, telah memiliki stock/persediaan produksi barang yang siap dijual dalam jumlah besar.
b.     Para pedagang, yang dengan terjadinya inflasi menggunakan kesempatan memainkan harga barang. Cara yang dipakai adalah dengan menaikkan harga, karena ingin mendapatkan laba/keuntungan yang besar.
c.      Para spekulan, yaitu orang-orang atau badan usaha yang mengadakan spekulasi, dengan cara menimbun barang sebanyak-banyaknya sebelum terjadinya inflasi dan menjualnya kembali pada saat inflasi terjadi, sehingga terjadinya kenaikan harga sangat menguntungkan mereka.
d.     Para peminjam, karena pinjaman telah diambil sebelum harga barang-barang naik, sehingga nilai riil-nya lebih tinggi daripada sesudah inflasi terjadi, tetapi peminjam membayar kembali tetap sesuai dengan perjanjian yang dibuat sebelum terjadi inflasi. Misalnya, para pengambil kredit KPR BTN sebelum inflasi yang mengakibatkan harga bahan bangunan dan rumah KPR BTN naik, sedangkan jumlah angsuran yang harus dibayar kepada BTN tetap tidak ikut dinaikkan.

2.     Pihak-pihak yang dirugikan

a.     Parakonsumen, karena harus membayar lebih mahal, sehingga barang yang diperoleh lebih sedikit jika dibandingkan dengan sebelum terjadinya inflasi.
b.     Mereka yang berpenghasilan tetap, karena dengan penghasilan tetap, naiknya harga barang-barang dan jasa, mengakibatkan jumlah barang-barang dan jasa yang dapat dibeli menjadi lebih sedikit, sehingga pendapatan riil/nyata berkurang, sedangkan kenaikan penghasilan atau pendapatan pada saat terjadi inflasi sulit diharapkan.
c.      Para pemborong atau kontraktor, karena harus mengeluarkan tambahan biaya agar dapat menutup pengeluaran-pengeluaran yang diakibatkan terjadinya inflasi dan mengakibatkan berkurangnya keuntungan yang diperoleh dari proyek yang dikerjakan
d.      Para pemberi pinjaman/kreditor, karena nilai riil dari pinjaman yang telah diberikan menjadi lebih kecil sebagai akibat terjadinya inflasi. Misalnya, sebelum inflasi, pinjaman Rp 500.000,00 = 25 gram emas, sesudah inflasi = 20 gram emas.
e.      Para penabung, karena pada saat inflasi bunga yang diperoleh dari tabungan dirasakan lebih kecil jika dibandingkan dengan kenaikan harga yang terjadi.

Badan Standar Akuntansi Internasional
·        IASB meyimpulkan bahwa laporan posisi keuangan dan kinerja operasi dalam mata uang lokal menjadi tidak berarti lagi dalam suatu lingkungan yang mengalami hiperinflasi.
·        IAS 29: “Pelaporan keuangan dalam perekonomian hiperinflasi mewajibkan penyajian ulang informasi laporan keuangan utama
·        Penyajian ulang dengan daya beli konstan pada tanggal neraca, bisa dengan model Historical Cost atau dengan Current Cost
·        Keuntungan dan kerugian daya beli dimasukan ke dalam laba berjalan.
Akuntansi untuk Inflasi di Luar Negeri
FASB 89 mendorong perusahaan untuk memperhitungkan perubahan harga, tapi sebenarnya masih meninggalkan permasalahan, yaitu:
1.     Perusahaan mempertahankan nilai aktiva non moneter berdasarkan biaya historis atau ekuivalen dengan biaya kini ?
2.     Perusahaan yang memilih untuk menyediakan data biaya kini tambahan atas operasi luar negeri dengan dua metode:
1)      Restate – Translate
2)      Translate – Restate
Investor memerlukan laporan keuangan yang disesuaikan dengan tingkat harga spesifik, bukan tingkat harga umum. Alasannya adalah : Penyesuaian tingkat harga spesifik menentukan jumlah maksimum yang dapat dibayarkan oleh perusahaan sebagai dividen tanpa mengurangi kapasitas produktifnya.
Masalah Restate-Translate Vs Translate-Restate bukan suatu hal yang penting jika menggunakan historical cost. Jadi, prosedur penyesuaian tingkat harga yang direkomendasikan adalah :
11.  Sajikan ulang laporan keuangan untuk mencerminkan perubahan dalam harga spesifik.
22. Translasikan akun-akun menggunakan suatu nilai konstan (Kurs pada tahun dasar atau tahun sekarang)
33. Gunakanlah indeks harga spesifik yang relevan untuk menghitung keuntungan dan kerugian moneter.

Isu-Isu Mengenasi Inflasi

Ada Empat Isu Akuntansi Inflasi:
1.     Apakah dolar konstan atau Current Cost yang lebih baik untuk mengukur pengaruh inflasi?
2.     Perlakuan Akuntansi terhadap keuntungan dan kerugian inflasi
3.     Akuntansi inflasi luar negri
4.     menghindari fenomena “kejatuhan ganda”

General Price Level Accounting (GPLA)

Di Indonesia, General Price Level accounting dikenal sebagai Akuntansi tingkat harga umum menyatakan bahwa nilai sesungguhnya dari Rupiah (disingkat Rp) ditentukan oleh barang atau jasa yang dapat diperoleh, yang biasa disebut daya beli. Dalam masa inflasi ataupun deflasi, jumlah barang/jasa yang dapat diperoleh berubah dengan nilai uang nominal yang konstan, yang berarti bahwa daya beli Rupiah berubah. Akuntansi tingkat harga umum akan mengadakan penyajian kembali komponen-komponen laporan keuangan ke dalam Rupiah pada tingkat daya beli yang sama, namun sama sekali tidak mengubah prinsip-prinsip akuntansi yang digunakan dalam akuntansi berdasarkan nilai histories. Penyesuaian atas besaran keuangan untuk inflasi guna mencerminkan nilai harga umum atau tingkat harga umum dan penggunaan nilai yang telah disesuaikan tersebut dalam akuntansi. Perubahan tingkat harga umum dapat dihitung atau diukur dengan indeks harga. Indeks harga yang biasa digunakan adalah indeks harga konsumen, yaitu suatu indeks yang menyajikan perubahan periodic dalam biaya kelompok barang- barang terpilih yang dibeli konsumen yang digunakan sebagai ukuran inflasi.


KESIMPULAN

Kesimpulan yang dapat diambil dari adalah bahwa pada masa inflasi, laporan keuangan GPLA lebih informatif dibanding historical cost, namun material atau tidaknya perbedaan yang ditimbulkan GPLA tergantung pengaruhnya terhadap perusahaan tersebut, sehingga GPLA bukan dimaksudkan untuk mengganti laporan keuangan historical cost, tetapi hanya sebagai supplement report untuk digunakan sebagai informasi tambahan dalam pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang membutuhkan informasi laporan keuangan sehingga tujuan dari pelaporan akuntansi terpenuhi. Hal ini didasari oleh pernyataan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia bahwa informasi tambahan antara lain mengenai pengungkapan pengaruh perubahan harga bersifat tidak mengikat.
 
Referensi






Kamis, 15 November 2012

Menjadi diriku apa adanya


Arti kehidupan bagii aku adalah bagaimana kita bisa menjalani dengan penuh manfaat bagi orang lain, ketika masalah datang silih berganti kita ttp berusaha menjalani dan menghadapinya, jauhkan keluh dan kesah. Hilangakn pikiran untuk lari dari masalah itu. Hilangkan egoisme.
Ketika rasa amarah mulai memuncak dan ingin semuah aku tinggalkan. Hanya satu yang aku ingat, dia adalah sabar. Hilangakn semuah rasa amarah dengan satu senyuman. Hilangkan rasa egoisme dengan menyapa, hilangkan semuah keluh kesah dengan tindakan.
Kesulitan hidup bukan untuk dijadikan alsan menjadi orang yang suka mengeluh, kesulitan hidup adalah cara Allah untuk ,menaikan derajat kita ke tempat yang lebih tinggi bagi siapa saja yang menjalani dengan ihklas.
Dalam hidup ada cinta, dalam cinta selalu ada kasih dan sayang, dalam kasih dan sayang selalu ada semangat, dalam semangat selalu ada acara untuk mengatasi kesulitan dan masalah dalam hidup ini. Apa sumber dari cinta, Cinta dari Allah, orang tua dan kekasih.
Kekasih siapa dia ?? sampai sekarang belum ku temukan dia dalam hidupku, kekasih apa kah ada yang seperti gang maru ( aktor dalam drma korea nice guy). Apa kah ada yang seperti Azam kcb. J entahlah siapa dia yang aku butuhkan bukan tampan atau kaya. Walaupun kita butuh materi, tapi yang lebih aku butuhkan dalam hidup ini adalah kasih dan sayang dalam menjalani kehidupan.
Aku sendiri bukan alsan aku untuk menjadi wanita yang lemah, tapi justru aku akan menunjukan bahwa aku wanita kuat tanpa ada sandaran disampingku.
Aku sendiri bukan berarti aku tak layak untuk didampingi, Allah masih memberikan waktu untuk aku bisa mandiri dan memperbaiki diri, sebagaimana ada pepatah mengatakan “ketika kita berusaha memperbaiki diri maka begitu juga jodoh kita”.
Aku sendiri bukan berarti aku tak kesepian, namun rasa sepiku tak mampu aku ucapkan dengan lisan dan seribu kata dalam kamus.
 Aku sendiri bukan berarti tak ada yang aku cinta, namun aku lemah dalam menyatakan cinta padanya.
         
          Kesendirianku akan aku nikmati hingga pada saatnya nanti ada seorang yang bisa menjadi teman cerita berbagi kasih, bahagia, dan duka bersama.
Rasa sakit dalam hati adalah dikala tak mampu mengucapkan persaan yang ku miliki kepada seseorang yang ku cintai. Dan kepedihan yang tak mampu aku tutupi adalah ketika seseorang itu bersama wanita lain di depan ku. Dan ketika itu bukan berarti aku harus marah atau menagis, cara paling ampuh adalah tersenyum seakan turut berbahagia. Bukan bermaksud untuk menutupi persaan yang sebenarnya, tapi untuk menata hati yang hapir hancur berkeping-keping.
Senyum adalah satu tindakan berjuta makna. Senyum mampu mengubah batu es menjadi air tanpa matahari, mengubah amarah menjadi bahagia, mengubah segalanya menjadi postif.